sharewithme
Female
Balikpapan
  • Link to Shobah's Blog


  • Link to multiply 2


  • Name :
    Web URL :
    Message :
    :) :( :D :p :(( :)) :x
    free web counter
    free web counter

    << January 2012 >>
    Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    01 02 03 04 05 06 07
    08 09 10 11 12 13 14
    15 16 17 18 19 20 21
    22 23 24 25 26 27 28
    29 30 31


    Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed










     
    Wednesday, October 31, 2007
    Sebuah Renungan, Teguran, Sekaligus Doa (dari BFN)

    Hidup ini ternyata, tidak sekedar mengejar cita-cita pribadi saja
    Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah
    Masih banyak orang yg bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan
    Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras

    Masih banyak mereka yang masa depannya tidak jelas
    Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu

    Seringkali kita hanya ingat dan berempati hanya saat penderitaan mereka disodorkan depan muka kita. Selebihnya, kita lupa.

    Padahal seharusnya kita mencari tahu, mencari fakta-fakta...

    Bukan menunggu untuk ditemukan oleh fakta. Tapi sayangnya, kenyataan yang sering terjadi adalah kita hanya menunggu.

    Masih banyak mereka yang tidak mandi karena alasan-alasan yang mungkin bagi kita mudah saja, seperti air bersih, sabun, dll. Sedangkan kita pun mungkin secara sadar maupun tidak sering membuang-buang air bersih atau memiliki banyak sabun yang tidak terpakai. Masih banyak mereka yg tidak memiliki baju selain yang menempel di tubuh mereka, sementara kita masih sempat mengeluh ngeluh karena baju kotor yang menumpuk? Ingatlah... itu artinya kita beruntung memiliki banyak baju.

    Masih banyak mereka yang tidak memiliki orang tua dan kita terkadang sering menggerutu hanya karena ditegur orang tua?
    Padahal itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita.
    Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Padahal itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.

    Apapun yang terjadi..
    Seburuk apapun keadaan kita,,cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda....
    Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita

    Because we are loved

    Tapi kenapa kita sering lupa?
    Kenapa kita sering tidak berinfaq jika tidak diminta?
    Kenapa tidak mencari tahu di mana kita bisa berinfak?


    Hidup tidak hanya bersemangat berprestasi dalam bidang akademik, organisasi, atau pekerjaan
    Semua itu bagus sekali namun semangat dan prestasi luar biasa itu tidak ada artinya bila implementasinya sama dengan nol
    Tidak ada artinya bila ternyata kita sampai lupa dengan orang-orang di luar sana
    Mereka yang menjadi korban kemerdekaan yang blum merdeka
    Mereka yang menjadi korban para pejabat yg bagai kacang lupa kulitnya
    Mereka yang terlupakan, mereka yg dibohongi, mereka yg tertindas, mereka yg terjajah oleh 'kemerdekaan' negeri ini


    Bersyukurlah punya banyak makanan
    Banyak sekali orang yg kelaparan di dunia ini
    Di Ethiopia , India , Indonesia , atau bahkan mungkin beberapa meter dari tempat kita duudk saat ini
    Jadi ingatlah.... Jangan sampai kita membiarkan makanan membusuk di kulkas atau menjadi basi di dalam lemari / tudung saji


    Mari kita luangkan waktu..,,untuk bersyukur
    Ya, untuk bersyukur
    Karena selalu harus ada waktu untuk bersyukur
    Jangan sampai kita bersikap tidak tahu diri
    Jangan sampai kita rutin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman namun tidak ingat untuk berterima kasih kepada Allah


    Mari kita menghargai setiap waktu yang terlewat karena waktu tidak dapat berputar kembali
    Bahkan Leonardo Da Vinci pernah menyatakan keheranannya mengenai manusia yangg sering tidur. Ia berpendapat manusia hidup tersebut seperti  orang mati saja karena apa bedanya orang yang msh hidup dengan yang sudah meninggal apabila yang hidup juga tidak melakukan apa-apa (baca: sia2)?


    Lihat ke negeri Palestina sana
    Ke negeri para bayi yang terlahir untuk hidup di surga
    Ke negeri yg para penghuninya waspada setiap saat terhadap pengeboman, penjarahan, pembunuhan, dan segala ketidakadilan yg dilakukan oleh orang2 yg mengatasnamakan perebutan kembali tanah milik mereka
    Ke negeri yang pedih karena para muslim yg seharusnya bertitel saudara tidak bertindak sepertt saudara (baca: tidak mendukung)


    Skali lagi, ingatlah..
    Kita harus peka
    Selalu lihat ke bawah tapi jangan lupa lihat ke atas juga
    Selalu lihat ke depan tapi sesekali jangan lupa untuk menoleh ke belakang juga
    In order to be a better person, we can't improve urself only without caring 4 others

    bayangkanlah kesepiannya mereka yang tidak memiliki keluarga, mereka yg dimusuhin, dikucilkan, apalagi  kesepian dan kepedihan orang-orang yang ditinggal mati kluarganya yang terbunuh di depan mata mereka


    Jangan terlalu sedih walaupun kadang orang suka meremehkan kita
    Di belahan dunia di sebelah mana pun, banyak sekali orang-orang terbuang yg mungkin jauuuuhh lebih tersakiti daripada kita
    Mereka dianggap hina
    Mereka dipandang rendah
    Entah berapa banyak cacian yg sudah mereka dengar
    Perlakuan kasar yang mereka dapat juga tak terhitung
    Lihatlah semuanya lebih dekat..dan kita akan sadar betapa sempurnanya hidup kita, paling tidak bagi diri kita sendiri...

    bersyukur.... bersyukur dan bersyukur......


    Posted at 4:48:51 pm by sharewithme
    Make a comment  

     
    Monday, September 03, 2007
    "Masih dari BFN"

    Inspirasi Kebangkitan dari para Juara

    Lagi putera Indonesia dipilih mewakili Islam

    Ustad Indonesia Tampil di A Prayer for America
    Al-Maidah pun Berkumandang
    Ramadhan Pohan

    Lagi putera Indonesia dipilih mewakili Islam di Amerika tampil dalam acara doa untuk Amerika yang diikuti pemuka Protestan, Katolik, Sikh, Hindu, dan Islam lainnya di stadion terkenal olah raga baseball Yankee Stadium, The Bronx, New York (NY).
    M Syamsi Ali , MA nama ustad asal Sulawesi Selatan itu.
    Bagaimana ceritanya sampai Syamsi bisa satu panggung bersama mantan Presiden AS Bill Clinton, Senator Hillary Clinton, Wali Kota New York Rudolph Giuliani, Gubernur New York Robert Pataki, Oprah Winfrey dan selibritis dunia di stadion yang lokasinya dekat reruntuhan gedung kembar 110 tingkat World Trade Center (WTC) itu?

    Ramadhan Pohan, New York City

    New York City, Minggu 23 September pukul 16.45 atau Senin subuh WIB. Seorang pria bersosok tinggi sedang mengenakan kemeja muslim coklat dan peci coklat muncul di mimbar a Prayer for America di Stadion Yankee,
    New York City . Sekitar 50 ribu orang memadati stadion kebanggaan di New York yang didirikan pada 1923: tua-muda, dewasa dan anak-anak, laki dan perempuan, kulit putih maupun Blacks, dan pelbagai ras dan bangsa di AS.

    Di panggung, persis beberapa meter dari sosok muda itu, tampak selebritis Oprah Winfrey, mantan Presiden Bill Clinton, senator Hillary Clinton, Gubernur Negara Bagian New York George Pataki, Wali Kota New York Rudolph Giuliani, artis Bette Midler, penyanyi country Lee Greenwood dan banyak selebritis New York lainnya.
    Hadir pula para pemuka agama di Amerika, seperti para tokoh Yahudi, Protestan, Katolik, Sikh, Hindu dan sebagainya.

    Pria kelahiran 1967 yang berdiri di mimbar tadi bernama M. Syamsi Ali MA. Syamsi, yang fasih kotbah berbahasa Arab dan Inggris ini, menyebut Bismillahirahmanirr ahim dari bibirnya. Lalu, puluhan ribu publik AS mendengar syahdunya kalimat-kalimat Allah dibacakan Syamsi di luar kepala. Tidak ada suara, kecuali alunan merdu suara pemuda asal Sulawesi tersebut.

    Ayat-ayat suci Al Quran yang dikumandangkan Syamsi di depan publik yang mayoritas non-muslim tersebut diambil dari beberapa surat . Pertama, surat Al-Hujurat ayat 13 soal asal-usul manusia, (yaitu Adam dan Hawa), yang lalu dijadikan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Tapi, yang termulia adalah yang paling bertakwa.

    "Saya bacakan ayat ini untuk menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang mengakui persaudaraan umat manusia. Islam tak membenci umat lain. Justru Islam datang untuk mengangkat derajat semua manusia," kata Syamsi, kepada Jawa Pos.

    Ayat kedua yang dilafalkan Syamsi di depan Clinton , Giuliani, Pataki dan yang lain adalah surat Al-Maidah ayat 8. Ayat ini memerintahkan orang-orang beriman untuk selalu konsisten dengan kebenaran dan keadilan. Jangan hendaknya kebencian kita terhadap suatu kaum menjadikan kita tidak adil.

    Lewat ayat itu, Syamsi ingin berpesan kepada pemerintah George Walker Bush dan pengambil keputusan AS bahwa, jangan sampai karena kebencian yang tertanam, bukan keadilan yang dijunjung. Tapi, pembalasan dendam. Tentu saja ini dikaitkan dengan rumor keinginan AS menggempur negeri-negeri yang dianggap terlibat konspirasi teroris.

    "Semoga bacaan ayat ini dapat menyentuh nurani para pengambil keputusan di negeri ini (AS, Red). Jadi, apapun yang dilakukan untuk menumpas para teroris didasarkan pada kebenaran dan keadilan," tuturnya.

    Ayat ketiga yang dibacakan Syamsi adalah surat An-Nasr. "Sengaja saya kutipkan ayat ini karena saya yakin, soon or later, kebenaran itu akan berada pada posisi kemenangan," ujar pria yang sering tampil berdakwah di teve-teve AS itu. Jelas ayat-ayat itu punya makna ketika ditujukan dengan doa dan perenungan AS atas Tragedi WTC dan Pentagon 11 September lalu.

    Bagaimana ceritanya Syamsi dipilih di acara yang dijadikan pusat perenungan dan doa NY atas tragedi WTC itu? "Tadinya, diminta membawakan doa mewakili umat Islam. Tapi, saya pikir lebih baik membacakan ayat-ayat suci. Ya sekalian dakwah," papar Syamsi.

    Seluruh bacaan Syamsi diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh muslimah Amerika. Belakangan diketahui, tampilnya muslimah itu atas permintaan Syamsi. "Dibacakannya artinya oleh muslimah dengan maksud diketahui artinya. Kedua, untuk diketahui bahwa wanita dalam Islam tak selalu ada di belakang pintu," paparnya.

    Tampilnya Syamsi dalam event ini-- disiarkan di seluruh jaringan teve utama nasional AS, termasuk CNN-- bukan yang pertama. Sepekan sebelumnya dia juga digandeng Presiden George W. Bush untuk bersama-sama mengunjungi reruntuhan WTC.

    Syamsi selama ini memang sudah berhubungan baik dengan wali kota New York . Di setiap acara yang berhubungan dengan Islam, Giuliani kerap menggaet Syamsi. Sebagai dai yang sering khotbah di masjid-masjid besar NY, dia sudah dikenal luas.

    Kapan diberitahu tampil di Yankee Stadium? "Saya diberitahu dua hari sebelumnya lewat Imam Izekil Pasha, kepala Kerohaniaan New York Police Department (NYPD)," jelas Syamsi.

    Ketika membacakan ayat-ayat Quran di depan khalayak Amerika, wajah Syamsi tampak sendu dan khusuk. Seperti ada airmata yang menggenang di samudera batinnya. "Saya memang agak tersentuh dan luluh. Saya merasa tersentuh, ketika membacakan ayat-ayat tersebut. Saya teringat situasi umat di jagat raya. Hati saya trenyuh. Apalagi, setelah melihat di sekeliling saya, ada pembesar kota New York , dan pembesar semua agama. Ternyata, ayat-ayat Allah cukup menyentuh perasaan banyak kalangan," paparnya.

    Mestinya Syamsi bisa kian masygul jika tahu, mungkin, untuk kali pertama dalam sejarah New York, bahkan Amerika, bacaan kalam Ilahi dikumandangkan di tengah-tengah ribuan non-Muslim. Lebih-lebih acara itu disiarkan live oleh berbagai TV nasional maupun internasional. Belum termasuk liputan media massa .

    Ada juga pembacaan azan. Panggilan salat itu dikumandangkan seorang muallaf (baru masuk Islam, Red) bernama Abdul Wali. Di New York dia penyanyi profesional. Ada juga ceramah singkat dari Imam Izekil Pasha, yakni imam Masjid Malcom Shahbaz dan juga Ketua Kerohanian (Chaplain) NYPD.

    Syamsi, staf lokal di Indonesian Mission untuk PBB (PTRI New York) berkantor di 325 East 38th Street, New York, NY 10016, USA ini, memiliki kebanggaan khusus pula sebagai anak bangsa. "Bagi saya pribadi, itu kehormatan bagi negara dan bangsa kita sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia," katanya dengan vokal rendah.

    Yang agak ganjil dari tampilnya Syamsi di depan 50 ribu massa non-muslim ini, stadion Yankee bergemuruh dan tepuk tangan pun membahana setelah usai ayah Maryam ini membacakan ayat-ayat Quran. Ada juga pemandangan lain. Wali Kota NY dan Gubernur NY berdiri dan memeluk Syamsi erat-erat seusai acara.

     


    Posted at 4:15:02 pm by sharewithme
    Make a comment  

     
    Friday, August 10, 2007
    Mimpi ke Syurga

    Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku
       serta menunjukkan keadaan di surga.

                                    

                        

    Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat.
    Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan   berkata,

    "Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan
    yang ditujukan pada Allah, diterima".

     

    Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

     

    Kemudian,....
     aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui
       koridor yang panjang..
          lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.

     

    Malaikat-ku berkata,
    "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
    Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

     

    Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
    Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

     

    Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada
    ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.

     

    Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

     

    "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih",

    kata Malaikatku pelan.
    Dia tampak malu.

     

    "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.

     

    "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "
    Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".

     

    "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?",  tanyaku.

     

    "Sederhana sekali",

    jawab Malaikat.

    "Cukup berkata,
    'ALHAMDULILLAHI
       RABBIL AALAMIIN,

    Terima kasih, Tuhan' ".

     

    "Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?", tanyaku.

     

    Malaikat-ku menjawab,

    "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es,

    Pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, Maka  engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

     

    "Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu,
    dan uang-uang receh,
    maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

     

    "Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,

    engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

     

    Juga....

    "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ...

    engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang
    di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

    "Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam
       perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat ....

    Maka, engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

     

    "Jika,........

    engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian ...
       M a k a,....  
    engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia.

     

    "Jika,....

    orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ...

    Maka,.....

    engkau termasuk orang yang sangat jarang.

     

    "Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
       maka,.....

    engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

     

    "Jika,...

    engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati

    daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

     

    Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu.

    Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua   teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa dirahmatiNya kita semua.

     

    "Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,
       'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu' ".
       (QS:Ibrahim (14) :7 )

     

     

    Ditujukan pada :

    Departemen Pernyataan Terima Kasih:
       "'ALHAMDULILLAHI
       RABBIL AALAMIIN, 'ALHAMDULILLAHI
       RABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Allah!

    Terima kasih, Allah, atas
       anugerahmu berupa kemampuan
       untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan
       memberikan aku begitu banyak
       teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi".

     

                   


    Posted at 5:41:09 pm by sharewithme
    Comments (11)  

     
    Thursday, July 26, 2007
    Perempuan Malam...

    Ada apa dengan malam??

    Orang-orang mencibir saat langkahku pasti meninggalkan rumah di malam hari...

    Orang-orang sinis dan memandangku aneh saat aku pulang di malam hari...

    Orang-orang berbisik, saat aku masih sibuk kerja sampe malam....

    Kenapa sih dengan malam?

    Apa malam begitu tercela? tapi kenapa?

    Apa beda malam dengan siang?

    Itu kan hanya masalah nama saja...

    Gak boleh aku menikmati malam??

    Aku suka malam, apa itu dosa??

    Apa salah malam??

    Semua yang ada pada malam adalah SALAH

    Semua yang terjadi pada malam adalah BURUK

    Kenapa???

    Kasian malam...

    kenapa tak ada yang menyadari kebaikan malam...

    Malam memberikan kesejukan,

    Malam memberikan kedamaian,

    Malam memberikan ketenangan,

    Malam memberikan aku RUANG...

    Malam bisa memberikan segalanya....

    Terserahlah... Yang penting aku suka malam..

    Kenapa emang???


    Posted at 5:12:59 pm by sharewithme
    Comments (2)  

     
    Sunday, June 24, 2007
    ??????

    Untukmu Bakal "Imam"ku yang tidak diketahui oleh siapapun, termasuk aku,

    dirimu masih rahasia penciptamu....

    rahasia yang ditentukan untukku,

    yang perlu kusingkap dengan segunung taubat dan sujudku yang penuh kesungguhan,

    hanya jembatan istikharah juga yang bisa merangkai rahasiaku ini....

     

    Ketahuilah wahai mujahidku,

    bahwa namamu tidak menjadi idamanku,

    apalagi untuk menatap wajahmu,

    bergetar diri ini apabila terfikirkan azab Allah,

    aku justru bersyukur karena masih belum ditakdirkan pertemuan antara kita,

    aku bimbang andai terjadi pertemuan itu sebelum lafaz akad darimu,

    sungguh kita menempuh azab Allah.

     

    Biarpun bertahun lamanya,

    akan tetap setia kutunggu

    bukan dirimu,

    namun lafaz akad yang akan membimbing diri ini ke Jannah Allah.

    Apa artinya perasaan kasih sayang yang bersemi untukmu, mujahidku...

    andai maharnya bukan kemampuanmu untuk mendidikku menjadi mujahidah

    yang mencintai DIA lebih dari segala...

     

    Wahai kau yang ditakdirkan untukku,

    Tiada yang lebih bahagia,

    melainkan didikanmu yang akan membuat diri ini mencintai perjuangan menegakkan Deen ini,

    berikan aku sepenuh kekuatanmu dalam mendidik iman ku agar syahid ku damba,

    berikanku segalak asihmu,

    agar sujudku tegar padaNya dalam memohon dikaruniakan pada kita

    mujahid-mujahid yang akan menyambung perjuangan abah mereka.

     

    Wahai kau yang ditakdirkan untukku,

    seadanya diri ini sekarang,

    hanyalah dalam mujahadah mentarbiyyah jiwa agar diriku bisa menjadi sayapmu menggenggam syahid.

    Aku sangat ragu, andai aku gagal mendidik hati,

    karena yang kuimpikan seorang pejuang untuk menyambung jihad

    yang terbentang dengan melahirkan para mujahid...

     

    Wahai kau yang ditakdirkan untukku,

    dimanapun kau berada,

    dan sisapapun kamu,

    bersama kita mendidik hati mencintai Syahid demi Redho-Nya,

    sebagai hamba yang menikmati karunia yang tidak terkira dari Rafi'ul A'la,

    bersama kita bersyukur,

    bersyukur dengan mencintai Dia lebih dari segala dunia dan isinya.....


    Posted at 10:24:49 am by sharewithme
    Comments (2)  

     
    Friday, June 22, 2007
    IDC hari ini...

    "Pemerintah kota Balikpapan menolak untuk ikut berpartisipasi membantu korban lumpur Lapindo Jawa Timur"

    Itu yang aku tangkap dari jawaban Pak Walikota, saat aku tanya gimana pendapatnya tentang hasil rapat telaahan staf di provinsi yang meminta kota Balikpapan untuk menjadi salah satu tempat "penampungan" korban lumpur tersebut.

    Alasannya...

    Balikpapan memiiki peraturan daerah yang menyebutkan Balikpapan hanya dapat menerima pendatang yang di tugaskan bekerja di sini, sedangkan bagi Pendatang yang ingin mencari kerja harus membayar uang jaminan, baru boleh tinggal di Balikpapan, itu pun dalam jangka waktu tertentu, pada saat waktu yang ditentukan telah habis masanya dan pendatang sudah dapat kerjaan yang layak, baru boleh menetap di Balikpapan, kalo nggak "no way!!!"

    "Menerima mereka, berarti melanggar peraturan..." katanya...

    Gimana kalau mereka bayar jaminan???

    "Tetep gak boleh, menerima pendatang dalam jumlah yang banyak belum memiliki payung hukum"... "lagi pula di sini tidak tersedia lapangan kerja sebanyak itu untuk mereka"

    "Pemerintah Jatim menjamin kok kalo penduduk yang migrasi telah memiliki usaha sendiri, hanya pindah temapt aja, soalnya tempatnya udah terendam gitu... istilahnya Relokasi Industri???"

    Bapak kita tercinta menjawab "itu kan bukan jaminan, tapi nantilah, saya akan bicarakan dulu dengan staff dan juga dewan"

    Aku termangu, gak tau musti nanya apa lagi, Pak Walikota ada benarnya juga. Dan yakin banget semua itu dilakukan demi menjaga kondusifnya kota Balikpapan kita yang tercinta ini....  

    Tapi kan Pak???

    Pak Walikota sudah berlalu, aku masih melongo... terlintas di kepalaku ribuan pengungsi korban lumpur lapindo yang sudah hampir setahun tinggal di tempat penampungan yang hanya disekat dengan kain sarung, beralaskan tikar bambu, dan setiap hari hanya makan mi instant...

    Semoga Allah memberikan tempat yang baik untuk mereka...

     


    Posted at 6:28:43 pm by sharewithme
    Comment (1)  

     
    Thursday, June 07, 2007
    Al-Qur'an kita punya untuk apa?

    asyik mengatai orang, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik menyalahkan orang, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik mengutuk orang, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik perlecehkan orang, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik merendahkan orang, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik berceramah dan berdakwah sana-sini, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik berkuliah sana sini, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik bersajak, bercerpen, bernovel sana-sini, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik melihat televisi, menghadap komputer, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik baca buku ilmiah, majalah, tabloid, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik bicara politik, Al-Qur'an diri tak baca

    asyik bekerja, Al-Qur'an diri tak baca

    mengapa baca Al-Qur'an?

    Al-Qur'an teman sejati

    dikala kaki tak mampu berdiri

    dikala tangan tak mampu mengangkat lagi

    dikala lutut lenguh setiap sendi

    dikala badan tak mampu kesana kemari

    dikala telinga tak mampu menangkap bunyi

    dikala tenggorokan tak rasa apa lagi

    rumah kata pergi

    kubur kata mari sini

    juga buat teman dikala sendiri

    dalam kubur sunyi sepi

    menangis sepuas hati

    menyesali diri

    yang jahil dan dhaif sekali

    ambillah inisiatif sendiri 

    untuk baiki diri

    jangan hanya duduk sesali diri

    melihat Al-Qur'an menyusup pergi

    hanya tulisan saja yang tinggal lagi

    istilah juga tidak berguna lagi

    karena artinya tidak dipahami

    bacalah Al-Qur'an hari ini

    sebelum tak ada hari

    untuk diri membaca Al-Qur'an

    (mutiaraakhirkalam)

     


    Posted at 4:55:48 pm by sharewithme
    Comment (1)  

     
    Sunday, June 03, 2007
    Balikpapan Hari Ini

    POHON SIDRA

     

    Pohon Sidra
    angin masa menerpa Pohon Sidra
    dan usiakupun
    gugur satu persatu

     
    di bawah Pohon Sidra
    kuhitung daun usia yang tersisa
    tinggal dua puluh lembar saja lagi

     
    aku termangu menatap Pohon Sidraku
    batangnya penuh lubang kealpaan
    dahannya meranggas
    digerus maksiat
    buahnya berbisul dosa
    akarnya tercerabut bengkalai amanah

     
    di bawah Pohon Sidra
    Malaikat memungut daun usiaku
    empat puluh lembar daun
    usia penuh catatan
    dijilid menjadi satu

     
    aku tak tahu
    apa yang ditulis di sampulnya

     
    entah...
    Kitabul Fujjar

     
    ataukah...
    Kitabul Abrar

     
    duhai Sang Pemilik Waktu
    bukalah mata Bashirahku
    agar tembus ke Lauhil Mahfuzh
    akan ku jaga daun usia yang tersisa
    takkan ku kotori lagi
    dengan debu dunia
    yang menipu

    *Catatan refleksi 42 tahun usiaku - februari 2007 (Ust. M. Rifa'i Latief Al Mandary)

    Aku membaca lagi puisi itu, entah untuk yang keberapa kali, aku lupa...

    Yang pasti, setiap kali aku membacanya, aku seolah berada dekat sekali dengan Malaikat Izrail sang pencabut nyawa...

    Sempat terbersit dalam benakku, mungkinkah hal yang sama juga dirasakan penulis saat menorehkan kata demi kata di atas kertas putih hingga menjadi sederet puisi?

    Jawabnya mungkin ya, tapi mungkin juga tidak. Aku juga tak tahu tahu itu....

    Yang aku tahu, sang penulis kemudian mewariskan puisinya, untuk orang-orang terkasih yang ditinggalkannya, 2 Juni 2007 kemarin, untuk menemui sang Khalik. Warisan berharga yang akan menjadi pengingat bagi istri tercintanya Syarifah Jamilah, tiga putranya yang masih kecil, Muhammad Lisan Sidqi, Muhammad Ikhlasul Amal, Muhammad Faqihul Ilmiirhamna dan Aku... satu dari sekian ribu orang yang mengenal dan menghormati segala karyanya.

    Mungkin saat ini, rekan-rekanku, termasuk aku, sedang kehilangan sosok pemimpin mengingat dia adalah Komisaris Utama di Radio Dakwah tempatku bekerja. Banyak hal yang cepat atau lambat akan berubah setelah dia pergi. Aku sadar akan hal itu, tapi aku yakin Allah selalu bersamaku dan rekan-rekanku untuk terus menyebarkan dakwah sesuai dengan visi-nya dalam membangun radio ini.

    Dan seiring dengan gugurnya daun pohon sidraku, pohon sidra kami... Kami akan terus berjuang, melanjutkan cita-citanya yang tak sampai...

    Dengan atau tanpa dia...

    Slamat jalan Mujahid Sejati, semoga Allah menerimamu dengan penuh keridhoan...

    Teriring doa kami untukmu... selalu...

     

     

     


    Posted at 11:59:42 am by sharewithme
    Comments (2)  

     
    Sunday, May 20, 2007
    Hari ini ada cerita...

    Ahh... Akhirnya, diary online-nya jadi juga. Seneng rasanya bisa punya diary online lagi, setelah diary online yang lama raib akibat gak pernah diisi dan gak ada yang ngunjungi.. hehee..

    Diary ini pun aku bikin gara-gara ngiri lihat diary temenku, diary online-nya bagus buanget deh... penuh dengan petuah-petuah, puisi-puisi cinta, rajin di update pula. Huh kayaknya gak bakal mampu nayingin deh.. Tapi bodo-lah, aku gak peduli. Yang penting aku pengen kalian yang sempat mampir ke halaman ini tahu, halaman ini bisa jadi tempat kalian berbagi cerita tentang apa pun yang kalian anggap istimewa...

    Karena sebenarnya itulah yang aku inginkan...


    Posted at 5:39:06 pm by sharewithme
    Comment (1)